Senin, 20 Januari 2014

Apa itu Dioda ?

data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5OjcBCgoKDQwNGg8PGjclHyU3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3N//AABEIAGgAaAMBEQACEQEDEQH/xAAaAAACAwEBAAAAAAAAAAAAAAABAgMEBQAG/8QAOxAAAQMDAwEFBQUFCQAAAAAAAQIDBAAFERIhMRMGQXGBkSIjMlGhQlJTYcFDgpKx0hQVFiU0RHKD0f/EABsBAAIDAQEBAAAAAAAAAAAAAAECAAQFAwYH/8QAMBEAAgIBAgQEBQQCAwAAAAAAAAECAxEEIQUSMWFRcZHRExQiMjMjQaHhNPAVgfH/2gAMAwEAAhEDEQA/AIq94fOjhUAcagQVCA5ohAahBSaIyBmiEUmoESoEJNQiIzUGEJoMZF/NKVQ5qEBmoHBxNEgKhAGiEUmiMKTRCCoQFQIhoDCk0ApCgFSglIKlHYADJNK5KKyx4xbeEXwKmSrg41CYFokGqAATUDgQmmCKTRGFNEICahDkhS1BCElSzwkDJNJKSist7Dxg28JF3+6JDadc5bUFHOZKtJ/hGVfSs6zilCfLXmT7b/1/JoV8Nukuaf0ruV1ybNF+BMm4LH/U3+qj6iuPxtbd9sVBd937HZU6Or7m5PtsiJy9zygtwkMQGjyI6MKPirk+tRcNU3m6Tl59PRbDPX8ixVFR8uvqT6sVrYMEIJNB7BOwcZxUygYAaYgtEIDvsOTQbS3Yyi30EySQlIJUTgAcmi5JLLGjFt4ReFnlpbDsvpQmvvSl6D5J+I+lZ9nFNPF8sHzPwW5fq4bfJc0lyrxewipFlid8i4ufl7pv+o/SuPxtbd9sVBd937HZUaOn7m5vtsiB69zlgohIbgNEY0x06SfFXJ9aC4Ypvmvk5vv09BnxDkWKYqPl19TOLRWrU6srUeSo1fhRXWsRRSndOby3ktQ7dKlk/wBkjLcA5UlPsjxPA86W7UU0L65JDV0XXfZFssuW+LDTqudwaQfwY3vV+ZB0j1NUXxGVm2ng33eyLi0MYb3TS7LdimtgwxgdqXAAhWKDQUzlcbjfxqJhM65TjAcbS6ytKVpCwojGpOcHHzrI13Ep0zddaXmbOh4ZC6Cssb8j23Zm7Wm0XOKsOIdalNFtxYAVoX8SeCoDbII18kbYBNYVt9+of1ts3qtPRQvoWDyFwvc+DeJkewOtNxQ4Q08y0kK08gatzkceXdWnVpbNQk7cvzexn23w07arwvLqUiH33C7MecddO5UtRUa2adNCuOEsGTdfKx5byaEC1zJv+jiuOj7wT7I8TxRt1VFC+uSQtenuuf0RyXVWyHDP+a3NhpQ5ZYHVX9Nh6mqL4lOz8Fbfd7Itrh8Yfnml2W7IF3iBFJFrtiXFdz0w9Q/w/DS/B1d35bMLwj7jKzTU/jhl+MvYqzbvc7gNEiWvp8BtPspHkK7VcPpreVHfxe7OduutmsN7dtij0Ug1c5EVPiM1wM13bKDZbhQJc9ZRBjOPEc6E7DxPArhbqKqVmyWDrTprb3iEWy6u1RYAzeLow0ocx4/vXPpsKpPXzt/x62+72RorhsK99RNLst2RG8wo+BaLakKH+4mEOq8k/CKi0mou/PZheEdhvmNPR+GvL8ZbmLeX5E9aJctaX3WQrBfGUpB3O3lS38M08I86WEup003EbpT5Jb56FBLEPrwI064tpMopWlHTVpbQvJ1YAxz3DO57qzfnqavwwz3Zp/K3WfkljyNksW5q0XH3Ept+G828CpAStbCk4IwcYwrJ3AI2yPmtfE9S7E3jy6INnD6Ph438/wBzPZ7RQmQE2+0pW9jd6Wvq4P5JwE/SreNTqHiyeF4R2/nqVP0KV9EM92PIvF2uCAiVNdLY4bT7KR5CrlPDqYb8u5Vt11stubYqBkDnNX1BIoubJmmVOLDbLalrPCUDJPlQlONazJ4RIxlN4isl42h1hOu4vsQkjudVlfkgZPris+fE6s4rTk+3uXo8PsxmxqK7kS5tpi7MR3Zyx9uQrpoz/wAU7/Xyrm56y7wgvVnWMNJV+zm/RG+bjY4A0wIDlwdH7aYdKPJA5866/C1t/wB8uReC6+vsVufRUfZHnfi+noUp99utwR0nZJaY7mI46aB5D9a7U8O09bzjL8XuzlbxG6xYzheC2KUKA/KXoix3HlfJtJVirVltVKzOSXmV667bniCb8jVVYEwkdS8T40IfhBXUdP7o/wDaoPifP9Ong5fwi7Hhrgua+aj/ACyJc20MIUmDBXIUQR1ph/kgbetFafVahfrT5V4R92R3aWh/pQ5n4y9jyTJulrtq4cRttKVLWA818ZBOQVYGSR3ZJA222rMfC7I/caceKVy6BisSSrKfdakFspQMDSTuMDbu7gKuV6Gqtc09l3K09bZY+WG/kaKLS6xb4sxDGpiSpSWVo9rUUnBGB+dWqNVppNxrfQq3abUJKU11LrFmkBHVnvRrez96U5pV5I5/lXGzilUXitOT7HWvhtklmb5V3FMuxxRhtEi4uD7Sj0m/Qb/WuTt113TEF6v/AH/o6KvSVdcyfoiN7tDPU2WYKGoLJ5THQEkj8zyaMeGxk+a1ub7hlr5JctaUV2MpSFuKKnFFSj3nc1fhRGCxFYKM7XJ5bycGkp7q6cqQnM2e0b7MSWmw7dH49uZ+chY1HwSN6py4pW3y0pzfb3OsOF245rmoLuKqT2dt+0diRdXx9t33TWfDk0nLr9R1arXbdnRfIafonN+iKcztBc5TfQbcTEj8dGKnppx5V2q4ZTF80/qfi9znbxK2S5Y/SvBbGUGhklW5O5JrQUYroUXY2NjBAA3+QotpLIqTfQF+iXKBZXZ4ZU0lGDhzAUpOd8JO/fnwrG13EIKPLTP6u2/9GvodBJz5ro7d9v7PJ2rtJKbuWt8saFtKb1OhwBvhQI6WFA5SBtznesCfPa8ybbPQQUK1iOx6RfaJcjs/LtqpC3XTIRKjvNoU2lKlZS6gAgHTjJ351d+KsUaOUpJyWxXv1MVFpPczGYbzxC3lKwBsVHPpW3TpkuiMa7U56vLLjbIRtzV6MUkU5SbJcCnE3AaDIhDSsY1HS4+4XZDi3XDypaiSaeFcILEVhFed05vMnkXSBwK6ZE3ZqQuz9zlo6iYxaa/FfPTT9aoXcS09TxzZfgty9Tw7UWrPLheL2JnItitpxOuKpzw/Ywh7I8Vn9Kr/ADWsv/FDlXjL2/8ASz8ppKPyz5n4L/fYgV2lcZGiy2+LAGMdXT1HT+8ai4bK3fUTcu3Reg3/ACEaliiCj/L9TFml+4azPfcfK8hXUUTnNXoaOqEXFLCZTlq7JSUm90Z8e0Q459hhPidzQjoqY9ENPW2z6svIabR8KEjyrsq4x6Irucn+4HN6EmSJGTjYUo4tEgqjUYQE0gT2irbZLcM3S7CQ6OY8Eat/kVcVQ+c1d34a8Lxl7FpaPS0b3WZfgiL/ABG1D2sdqjxj3PvjqufXim/46y7/ACLG+y2RFr6qfwVpd3uzJuE+fc16rhMdf/JR9keQ2q7To6KV9EcFO7WW2/fLJWDaR3CrKWCs5NhwKJMiqqBB3VAiE0oRTSsZEak77VzY6ENAYU0MhFVUYUawQlI2FWCjzNnZogO7qgQVCAohFVUCKagwhpWFCGlGFJpWMhdqRjIjWcUh0wRE0CYNw1bM8SiQ6oQFQIKIRSagRVUBhDQYyIzSMZEajSsZClW1Ix0iNRJpBkRk0BkjeUKuIzELioEBokBUCCiEU1BhDQCIrilYyI1HApGOiNRpGx0RKNIxkRk0GOhFGubYyR//2Q==Diode adalah komponen aktif dua kutub yang pada umumnya bersifat semikonduktor, yang memperbolehkan arus listrik mengalir ke satu arah (kondisi panjar maju) dan menghambat arus dari arah sebaliknya (kondisi panjar mundur). (sumber: Wikipedia)

Jadi secara gampangnya begini, Dioda itu merupakan komponen yang hanya mengizinkan suatu arus yang lewat melalui satu arah saja. Bayangkan Dioda itu sebuah pintu, Namun pintu itu cuma bisa dibuka dari luar, tidak dari dalam. Jadi kalau dibuka dari dalam jelas tidak akan bisa.

Berikut adalah gambarnya
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/fc/Diode_pinout_id.svg/800px-Diode_pinout_id.svg.png
Di sana terlihat bahwa dioda memiliki dua kutub yakni Anoda dan Katoda. Syarat dari dari suatu arus listrik dapat mengalir di dioda adalah beda potensial antara Anoda dengan Katoda adalah lebih besar dari nol, atau potensial anoda lebih tinggi dari pada potensial katoda. Jika potensial anoda lebih kecil dari katoda misalnya, 'pintu' ini akan tertutup sehingga arus tidak akan mengalir melewati katoda.

Minggu, 19 Januari 2014

Belajar adalah proses Nilai Tambah

http://www.ty-con.com/wp-content/uploads/2012/01/nilai-tambah-properti-324x180.jpg

Belajar. Adalah kata yang mungkin sebagian orang pikir hanya dimiliki oleh orang-orang pintar.
Tidak!

Belajar adalah proses dimana kita berusaha untuk lebih baik dari sebelumnya, berusaha untuk mengenal apa yang tidak ketahui sebelumnya, dan berusaha untum menambah "nilai jual" kita.
Apa yang dimaksud dengan nilai jual?
Nilai jual yang dimaksud di sini adalah nilai jual ketika nantinya kita mencari kerja. Orang yang hanya lulus SD tentu berbeda nilai jualnya dengan lulusan SMA.

Misalnya seorang lulusan SD akan melamar kerja. Pekerjaan yang ia dapat mungkin hanya sebatas tukang cuci atau pun penjaga toko. Namun ketika lulusan SMA mencari pekerjaan, pekerjaan yang bisa dia coba lebih tinggi dari lulusan SD yang tadi. Tentunya dengan syarat-syarat yang diberikan perusahaan. Perbedaan ini terjadi karena jenjang pendidikan memberi dia ilmu yang berbeda. Ilmu yang diajarkan saat SMA memiliki tingkat kerumitan yang jauh di atas SD. Hal inilah yang menjadi sorotan untuk syarat pendaftaran karyawan.

Dalam hal derajat pun berbeda. SMA dan SMK adalah sama derajatnya. Namun di mata perusahaan X, ini adalah perbedaan yang jauh. Misal bengkel, lulusan SMK bidang otomotif lebih dibutuhkan dari lulusan SMA biasa sehingga nilai jual lulusan SMK lebih tinggi dibanding SMA di mata bengkel ini. Namun ketika dipandang oleh perusahaan lain, lulusan SMA lebih tinggi nilainya dari SMK. Dan begitu pula untuk gelar Sarjana sampai Doktor, memiliki nilai jual yang berbeda.

Dan berdasarkan hal-hal tersebut, jenjang pendidikan merupakan proses dimana kita berusaha memberi nilai tambah kepada diri kita agar kita memiliki nilai jual yang tinggi untuk dapat bekerja maupun berbisnis. Semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin besar nilai tambah dan nilai jual kita kepada perusahaan.

Tidak hanya melamar kerja. Nilai tambah ini juga berguna untuk meningkatkan kualitas kita dalam suatu hal, seperti misalnya dalam berwirausaha. Seorang tamatan SD pun dapat sukses dalam usahanya sendiri tentunya dengan proses belajar mengenai usaha yang dibuatnya. Ini juga merupakan proses nilai tambah.

Uang bukan alasan Tidak Kuliah

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieY_Xeo8maMTpohcPcJ9L2HGMtPRiqvX6pZ4SfPFQ-NKj_6m2d3UyIJ_T4CYiecWnho6ScY-hJuOyViKfXVABdwq7hlB5mPedIgTjjidJV2kB-yPZZyUA8u2eitpJMMYhNyTa0gBn_ipA/s1600/beasiswa.png
sumber gambar:

Masih ingat satu setengah tahun yang lalu (2012) ketika masih SMA dan lagi galau-galaunya mau kuliah kemana. Bingung mau kuliah dimana, jurusan apa, dan pake uang apa.
Keluarga saya sendiri tergolong keluarga yang kurang mampu untuk menyekolahkan saya lebih jauh ke jenjang kuliah,namun saya sendiri tetap ingin kuliah.
Lalu bagaimana caranya?
Waktu itu ada yang bilang pakai Beasiswa BidikMisi aja, konon katanya gratis kuliah plus dapet uang bulanan juga. Syaratnya? orang gak mampu aja. Hhmm pikir-pikir saya daftar pakai bidikmisi ajalah.

Dan setelah setahun bergulat dengan kegalauan di kelas 3 SMA akhirnya menemukan pilihan FTI-ITB. Wow pikir orang tua saya ini anak ngapain jauh-jauh biaya mahal, duit gak ada.
Waktu itu kuliah di tempat ini membutuhkan uang 55 juta rupiah (katakanlah uang gedung) dan 5 juta rupiah uang semesterannya. EDAAAN, makan aja susah ngapain lu jauh jauh dan mahal minta ampun.

Ya!! berawal dari seringnya saya mencari info, dan pada akhirnya saya mengetahui. Uang itu bukan penghalang mimpi saya. Dengan modal nekad dan doa saya mendaftar ke tempat itu dengan didampingi pendaftaran Beasiswa BidikMisi. Pendaftarannya NOL rupiah. Cuma bayar akses warnet ajalah.

Dengan semangat yang membara, akhirnya Allah SWT mengizinkan saya untuk menimba ilmu di tempat ini. Yah bahagia adalah kadonya. Air mata orang tua adalah hasilnya. 55 juta bukan halangan dan semua menjadi gratis! saya ulangi GRATISSS!!. Kuliah gak bayar, di kasih uang saku sama pemerintah. Tinggal Fokus BELAJAR. Karena udah di kasih kepercayaan sama pemerintah.

Dan setelah 1,5 tahun lamanya kuliah saya mengetahui banyak hal bahwa kuliah itu bisa gratis, banyak beasiswa. Orang kaya pun bisa dapet beasiswa, apalagi orang yang gak punya. Enak to?
Jadi gak ada alasan lagi gak kuliah gara-gara gak punya uang. Kalau ada yang bilang gitu, tandanya emang dia gak niat kuliah. Liat aja kalau di jadi kuliah, pasti kuliah bakal amburadul

Oke selamat berjuang! Beasiswa itu BANYAK. Tinggal minta, penuhi syarat, terima, dan emban amanahnya!

Hidup itu Harus Berkembang

http://ikacikok.files.wordpress.com/2013/09/121.jpg
Yah kali ini saya akan sedikit share mengenai pentingnya berkembang.
Apa itu berkembang? Kenapa harus berkembang? Apa untungnya?

Mungkin tanpa disadari semua orang akan mengalami apa yang namanya berkembang, entah dalam masalah fisik maupun mental. Tapi terkadang dalam kondisi tertentu banyak orang melupakannya. Ya mungkin akan saya baca 'mengabaikannya'. Orang cenderung berfikir bagaimana ia dapat merasakan sesuatu yang enak tanpa harus merasakan ketidak-enakan itu sendiri.
Contohnya seperti ini. Joko adalah orang yang pandai, rajin, tapi pemalu. Dia selalu diam di dalam kelas. Bahkan sedikit orang yang mau mengenalnya. Suatu hari gurunya menyuruh dia untuk presentasi mengenai pelajaran sebelumnya. Bisakah Joko melakukannya?
Pertanyaannya adalah, apakah Joko berani melakukan presentasi di depan kelas? yup mungkin teman-teman akan menjawab tidak. Berdasarkan sifat-sifat Joko tersebut, Joko memang tidak ahli dalam berbicara di depan umum, namun apa yang harus Joko lakukan sekarang?

Jawabannya adalah: HADAPI
Artinya, untuk mengatasi ketidak-beranian Joko untuk tampil di depan kelas adalah Joko (memaksakan) tampil di depan kelas. Kenapa? Karena Joko belum pernah tampil di depan kelas secara gamblang, maka ia harus memberanikan diri untuk menghadapinya. Ketika Joko sudah terbiasa, maka otomatis dia akan menghilangkan sifat grogi di depan kelas. Dan efek baiknya Joko akan mengurangi kadar kekurangan pribadinya secara keseluruhan.

Apa sih yang dapat di petik dari cerita di atas?
Kita sebagai manusia harus berani melampaui kemampuan kita, kita harus berani menghadapi tantangan dalam diri kita. Ada kata-kata bijak seperti ini:

"Orang yang sukses adalah orang yang berani keluar dari zona nyamannya"

Ketika teman-teman berani keluar dari zona nyaman, teman-teman bakal mempunyai efek positif yakni temen-temen mulai melangkah sedikit maju untuk berkembang. Ketika tetap di zona nyaman? Yaudah level atau nilai harga jual temen-temen gak nambah!

Jadi intinya berkembanglah dengan cara megnghadapi ketakutan dengan berani keluar dari zona nyaman anda.

Karena Hidup adalah Perjuangan.